BUNTOK –

BORNEONEWS, Buntok – Selain untuk membangun pembangunan di desa, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) juga sebagai upaya untuk membangkitkan nilai-nilai kebersamaan dan semangat gotong royong.

Hal tersebut diungkapkan Dandim 1012 Buntok. Letkol Inf Tuwadi kepada Borneonews usai penutupan TMMD Imbangan ke 103 di Desa Patas II. Selasa (13/11/2018).

Ia mengatakan, kebersamaan dan gotong royong salah satu tujuannya untuk membantu percepatan program pemerintah dalam upaya mewujudkan peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di perdesaan.

“Hal ini sejalan dengan Nawa Cita program Presiden RI Joko Widodo yang salah satunya membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka NKRI,” ucap dia.

Menurutnya, program TMMD juga memperkuat kemanunggalan antara rakyat dan TNIyang merupoakan salah satu wujud dari jati diri TNI sebagai Tentara Rakyat. Kebersamaan dengan rakyat  adalah inti kekuatan TNI.

--page

Ia berharap, bahwa seluruh kondisi tersebut semakin memantapkan wawasn kebangsaan dan ketahanan nasional dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.

Untuk lebih merekatkan kemanunggalan TNI dan rakyat, lanjut dia, dalam pelaksanaan kegiatan TMMD ini satgas TMMD atau prajurit tidur dan makan bersama rakyat.

Hal ini membuktikan bahwa TNI dan rakyat tidak bisa dipisahkan. Rohnya TNI adalah rakyat, karena sejarah menunjukan bahwa TNI lahir dari Rakyat dan berjuang bersama rakyat dalam memperebutkan kemerdekaan. 

“Sebagai wujud penghargaan kita kepada masyarakat yang telah menyiapkan tempat dan makanan bagi prajurit. Kami mengundang putra-putri mereka berpartisipasi dalam kegiatan wisata nusantara bersatu,” ucap dia. (URIUTU DJAPER/B-6)