BORNEONEWS, Sampit - Legislator di DPRD Kotawaringin Timur, Parimus, meminta pemerintah daerah untuk menggencarkan soaislisasi pemberdayakan kearfian lokal.
Upaya pelestarian budaya lokal ini kata dia bisa dengan mengajarkan kepada siswa sejak dini karena dinilai akan efektif. Mengingat, para siswa inilah generasi penerus yang jadi penentu apakah bisa mempertahankan kebudayaan lokal atau malah melupakannya.
Selain itu kata dia pemerintah daerah harus bergandengan tangan dengan masyarakat, khususnya pelaku seni dan budaya untuk melestarikan kebudayaan lokal di Kotim.
"Kebersamaan ini diharapkan mampu mengembalikan kebudayaan sebagai kebanggaan bagi masyarakat, khususnya generasi muda," ucapnya, Selasa (13/11/2018).
Pemerintah kata dia harus mewajibkan seluruh sekolah mengajarkan kebudayaan lokal kepada siswa agar mereka paham mana kebudayaan daerah mereka.
Jangan sampai menurut dia kebudayaan daerah ini hilang, namun demikian tanpa ada andil pemerintah maka cita-cita untuk menpertahankannya ini sangat sulit.
--page
Kebudayaan daerah sangat menggambarkan identitas masyarakat Kotim. Untuk itu masyarakat harus berperan melestarikan kebudayaan daerah ini yang mulai terkikis oleh masuknya kebudayaan dari luar.
"Selain melalui siswa kita juga bisa mengambil kebijakan seperti mewajibkan pegawai negeri mengenakan pakaian adat pada hari-hari tertentu, dinilai sebagai langkah positif. Kebijakan tersebut harus diterapkan dengan harapan bisa menggugah kecintaan masyarakat terhadap kebudayaan lokal," tandasnya. (NACO/B-5)








