BORNEONEWS, Nanga Bulik - Bupati Lamandau H Hendra Lesmana secara tegas meminta agar jangan lagi ada kecamatan yang menolak dengan alasan apapun terhadap penyelenggaraan suatu kegiatan yang telah disepakati sebelumnya.
Pernyataan Bupati Lamandau itu ditujukan untuk menyikapi Pemerintah Kecamatan Bulik Timur yang menyatakan mundur sebagai tuan rumah Seleksi Tilawatil Quran (STQ) VIII tingkat kabupaten Lamandau tahun 2018 yang harusnya digelar di Bulik Timur.
Diketahui, Bulik Timur yang seharusnya menjadi tuan rumah STQ tahun ini tiba-tiba menyatakan mundur dengan alasan tidak siap. Ketidaksiapan Kecamatan Bulik Timur itu ditunjukkan dengan adanya surat pengunduran diri yang disampaikan kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Lamandau, beberapa bulan sebelum even tersebut digelar.
"Terkait hal itu (pengundurun diri menjadi tuan rumah), saya minta ke depan jangan sampai terjadi lagi di kecamatan manapun," tegasnya, Selasa (13/11/2018).
Hendra menyebut, pelaksanaan suatu even sengaja digelar secara bergiliran dari kecamatan satu ke kecamatan yang lainnya dengan memiliki banyak tujuan, di antaranya adalah pembinaan yang dulakukan secara merata.
--page
"Jangan dilihat dari sisi sukses tidaknya suatu acara, karena lebih dari itu pemda memiliki tujuan pembinaan. Memberi kesempatan agar daerah lain juga memiliki pengalaman. Jangan sampai acara itu hanya digelar di Ibu Kota saja," katanya. (HENDI NURFALAH/B-2)








