KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sejumlah Anggota DPRD Kapuas mengharapkan agar pengerjaan jembatan darurat di Desa Danau Pantau Kecamatan Timpah dapat segera dilaksanakan.

Pemkab Kapuas melalui instansi terkaitnya diminta segera melaksanakan kegiatan ini. Mengingat ambruknya jembatan membuat akses warga terputus dan harus menggunakan feri penyeberangan.

Hal itu diungkapkan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD Kapuas dengan instansi teknis dan terkait untuk membahas permasalahan tersebut di ruang rapat gabungan pada Selasa (13/11/2018) sore.

"Kami selaku pimpinan rapat yang menyampaikan harapan kami secepatnya segera ditanggulangi dan dikerjakan. Paling tidak jembatan darurat ini. Supaya tidak berdampak terhadap kondisi perekonomian disana," pinta Ketua Komisi III DPRD Kapuas, Kunanto saat memimpin jalannya rapat.

Senada dengan pimpinan rapat, Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Berinto juga mendorong Pemkab Kapuas melalui instansi terkaitnya bisa segera membangun jembatan darurat agar memudahkan akses masyarakat.

--page

"Kita berharap Dinas teknis dan dinas terkait untuk mengambil langkah terkait jalur putus itu, oleh karenanya itu hukumnya wajib ditangani karena itu jalan poros," harap Berinto

"Untuk dukungan lainnya saya mendukung pemerintah daerah untuk segera menuntaskan itu, terkait dengan anggaran itu bisa dibicarakan lanjutan, tapi selesaikan dulu untuk darurat dan mendesak," pintanya. (DODI RIZKIANSYAH/B-5)