BORNEONEWS, Palangka Raya - Banyaknya sarjana asal Kalimantan Tengah (Kalteng) tidak lolos seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 membuat Gubernur Sugianto Sabran merasa bingung.
"Kita akan menindaklanjuti kenapa putra daerah Kalteng ini banyak tidak lolos CPNS 2018, padahal yang mendaftar inikan banyak dari kalangan sarjana," ucapnya, Rabu (14/11/2018).
"Di mana salahnya, apa dan bagaimana saya belum tahu, padahal kan putra daerah kita ini tidak kalah pendidikannya dengan provinsi luar," imbuhnya.
Dia meyakini putra daerah Kalteng tidak kalah pintar dengan masyarakat luar, ini dibuktikan dengan adanya masyarakat pribumi yang menyandang gelar doktor.
Gubernur mengaku pihaknya akan segera menggelar rapat untuk memberi usulan kepada Badan Kepegawaian Nasional (BKN) terkait penyelenggaraan CPNS di Kalteng.
--page
Selain itu, gubernur juga mengaku akan segera menyurati Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dan meminta CPNS 2018 Kalteng diisi masyarakat pribumi. (GAZALI/B-5)








