KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Katingan merenggut nyawa dua anak, warga Kecamatan Katingan Hilir.

"Dalam kurun sebulan ini, warga Katingan yang meninggal dunia karena DBD ada dua anak. Semuanya warga Kecamatan Katingan Hilir," kata Sekda Katingan, Nikodemus, Rabu (14/11/2018).

Rinciannya, tiga minggu yang lalu, satu anak penderita DBD, warga Desa Hampalit Kereng Pangi meninggal dunia di RSUD Mas Amsyar Kasongan.

"Tiga hari lalu anak warga Desa Tumbang Liting Kecamatan Katingan Hilir juga meninggal dunia karena DBD itu," kata Nikodemus.

Menurut Sekda Nikodemus, serangan penyakit DBD ini mulai meluas di daerahnya. Jika sebelumnya terjadi di wilayah Katingan Hilir saja, namun kini sudah ke kecamatan lain.

"Pagi tadi saya melakukan fogging fokus di Desa Jahanjang Kecamatan Kamipang, sebab dari laporan pihak Dinas Kesehatan ada warga di desa itu yang terindikasi terserang DBD," katanya.

Terkait itu, Nikodemus mengimbau kepada masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan.

"Untuk mengindari DBD saya minta warga menutup tempat-tempat penampungan air, mengubur kaleng atau tempat penampungan air lainnya dan tidur menggunakan kelambu, terutama di siang hari," pungkasnya.(ABDUL GOFUR/B-11)