KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Sebanyak 500 lamang (makanan tradisional Suku Dayak) dipersiapkan oleh Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Gunung Mas saat festival masakan tradisional di desa wisata yaitu Desa Hurung Bunut, Kecamatan Kurun, Jumat (16/11/2018).

"Selain festival masakan tradisional, juga akan dilakukan berbagai kegiatan, semoga kegiatan dapat terlaksana dengan lancar," ujar kepala Disparpora Kabupaten Gumas, Yunikan Simpei, Rabu (14/11/2018).

Dia menyampaikan, 500 lamang akan dimasak oleh masyarakat yang menghadiri festival masakan tradisional. Sementara ikan dan makanan lain yang akan dimakan dengan lamang, bisa dibeli dengan masyarakat sekitar. Sehingga menjadi pendapatan untuk masyarakat Desa Hurung Bunut.

"Festival masakan tradisional baru pertama kali dilaksanakan. Semoga mendapat sambutan yang baik oleh masyarakat. Ini merupakan salah satu upaya memperkenalkan desa wisata di Kabupaten Gunung Mas," ucapnya.

Dia menambahkan, lamang merupakan makanan tradisional masyarakat Dayak. Lamang berbahan baku beras ketan dan santan kelapa.

--page

Untuk membuat lamang, beras ketan dimasukkan ke dalam bambu dan dilapisi daun pisang. Kemudian ditambah santan kelapa. Selanjutnya bambu yang berisi beras ketan dan santan dibakar dengan api sampai beras ketan masak dan menjadi lamang. (EPRA SENTOSA/B-2)