BORNEONEWS, Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Dinas PRKPP) setempat pada tahun anggaran 2019 bakal membangun Rumah Susun (Rusun).
Rusun dengan tiga lantai ini rencananya akan dibangun sebanyak 40 ruangan.
Kepala Dinas PRKPP Barito Utara H Yaser Arapat melalui Kepala Bidang Perumahan Rakyat, H Hasan Basri, Rabu (14/11/2018) mengatakan pihaknya dalam membangun rusun ini hanya memfasilitasi pembangunan itu, seperti pengadaan lahan clean and clear.
Sebab kata Hasan Basri, alokasi anggaran berasal dari APBN melalui Kementerian Perumahan yang dikucurkan ke daerah dalam mendukung program pemerintah daerah. Pembangunan rumah susun dari Kementerian PUPR dengan tipe 36 sebanyak empat puluh ruang dengan dua lantai untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
“Mengenai lelang untuk pembangunan rusun ini langsung dilaksanakan oleh Kementerian PUPR. Jadi program ini bagi masyarakat yang belum punya rumah. Untuk mendapatkan rusun ini akan dilakukan verifikasi data," katanya.
--page
Ia menjelaskan, terkait pembayaran nantinya diserahkan pada pengelola. Dimana besaran pembayaran langsung berhubungan dengan rumah susun. Dalam pembangunannya ini juga dilengkapi dengan mebelernya.
Sebelumnya juga pada tahun ini, telah dibangun rumah susun di samping rumah sakit. Hal ini juga sebagai dukungan terhadap program pemerintah daerah. Dan pada tahun 2019 nantinya program stimulan rehabilitasi perumahan warga di wilayah Kecamatan tetap berlanjut, bahkan usulannya lebih besar dari tahun sebelumnya.
Anggaran juga berasal dari APBN, yang mana untuk tahun ini melaksanakan bantuan stimulan perumahan swadaya dengan banyaknya 270 unit rumah dengan nilai Rp15 juta per unit. "Dua program ini tahun depan yang kita fokuskan. Kita juga berharap dana pusat yang turun ke daerah tambah besar,” pungkasnya. (RAMADHANI/B-2)








