BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Emiten perkebunan PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJT) menyatakan tidak akan melakukan peremajaan (replanting) tanaman kelapa sawit dalam jumlah besar untuk tahun depan.
Perseroan hanya menargetkan perkebunan kelapa sawit yang dimilikinya di kawasan Belitung dan Sumatera Utara.
"Kami tidak menargetkan penanaman baru dalam jumlah besar. Namun, ekspansi lahan dilakukan dengan replanting luasan 1.000 ha di Belitung dan Sumatera Utara pada 2019," kata Direktur Keuangan Austindo Nusantara Jaya, Lucas Kurniawan, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (14/11/2018).
Dalam ekspansi lahan, ANJT juga belum merencanakan akuisisi. Namun, perseroan selalu melihat peluang bersinergi untuk peningkatan nilai perusahaan.
Area tertanam perusahaan per Agustus 2018 mencapai 52.271 hektare (ha), dengan perincian 48.824 ha kebun inti, dan 3.447 ha kebun plasma. Saat ini, ANJT memiliki empat lokasi perkebunan, yakni dua di Sumatera Utara, satu di Belitung, dan satu di Kalimantan Barat.
--page
Sementara itu, kinerja produksi ANJT mengalami peningkatan sepanjang tahun ini. Per September 2018, produksi tandan buah segar (TBS) sejumlah 584.195 ton, naik 13,4% year-on-year (yoy).
Produksi minyak kelapa sawit (CPO) naik lebih tinggi, yakni 24,9% yoy menjadi 186.914 ton. Adapun hasil kernel atau inti sawit meningkat 34,2% yoy menuju 40.822 ton. (NEDELYA RAMADHANI/m)








