SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Herianto mengimbau nelayan ada di daerah ini kreatif dan berani berinovasi untuk meningkatkan ekonomi mereka.

"Jangan cuma berharap pada hasil tangkapan saja. Harus berani berinovasi, agar ekonomi mereka tetap meningkat, walaupun tidak dapat melaut pada saat cuaca buruk," pesan Herianto, (15/11/2018). 

Ia mengingatkan hal itu karena tidak selamanya nelayan bisa menangkap ikan dengan jumlah yang banyak. Sehingga sikap kreatif akan memberikan dampak positif bagi penghasilan mereka. 

Sikap kreatif bisa dilakukan misalnya dengan  membuat tambak ikan di sekitar pemukiman mereka. Sehingga hasilnya bisa memberikan dampak besar pada prekonomian nelayan itu sendiri. 

"Tambak ikan sangatlah perlu, karena bisa dipanen dalam jangka waktu yang cukup singkat antara 3 bulan hingga 5 bulan. Ini bisa menutupi pendapatan warga jika tidak dapat melaut," ungkap Herianto. 

--page

Bahkan, saat ini pihaknya juga memberikan bantuan kepada para nelayan yang menggeluti tambak ikan. Terutama bibit yang akan di tabur di kolam tersebut. Hal itu adalah upaya untuk meningkatkan pendapatan nelayan guna memenuhi kebutuhan hidup mereka. 

Dirinya juga mengatakan saat ini hasil ikan tangkap dilaut sudah tidak menentu, dan mulai berkurang. Apalagi saat cuaca ekstrim terjadi, para nelayan terpaksa tidak melaut untuk menghindari terjadinya hal yang membahayakan. 

Selain itu, Herianto juga mengajak masyarakat agar selelalu berinovasi, dan jelinmelihat peluang usaha yang mengahsilakan rupiah. Bahkan tidak hanya dengan menambak ikan saja, namun juga memanfaatkan sektor wisata di daerah mereka. 

"Rata-rata nelayan di Kotim bermukim di Desa Ujung Pandaran. Yang mana merupakan salah satu destinasi wisata andalan Kotim. Sehingga ini bisa dimanfaatkan untuk membuka peluang usaha bagi mereka itu sendiri," ungkap Herianto. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)