BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Masrawan menyebut solidaritas 6 agama di Kota Palangka Raya sangat terjaga.
Pernyataan ini dia buktikan dengan adanya beberapa rumah agama yang dibangun secara berdampingan.
"Ada beberapa rumah ibadah masjid dan gereja yang dibagun secara berdampingan namun tidak bermasalah. Ini menunjukan solidaritas antar umat beragama, khususnya di Kota Palangka Raya sangat terjaga," ujarnya saat membuka acara Lokakarya di hotel Luwansa, Kamis (15/11/2018).
"Selain itu, setiap ada acara pernikahan, selalu ada disediakan tempat khusus untuk tamu yang berbeda agama karena rasa saling menghormati kita begitu tinggi," lanjutnya.
Agar kerukunan antar umat ini tetap terjaga, Kemenag Kalteng bekerjasama dengan dengan Lembaga Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD) yayasan Paramadina mengajak penyuluh agama untuk tidak berpolitik secara praktis dan tetap bekerja secara maksimal.
Masrawan menyebut, penyuluh agama berperan besar dalam mengayomi masyarakat memerangi isu sara, terutama saat memasuki tahun politik 2019. (GAZALI/b-6)








