PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Memasuki November ini Pemerintah Kota (Pemko) diminta antisipasi lonjakan harga sembako. Pasalnya setelah ini, hari besar keagamaan umat Kristiani dan Natal akan dirayakan pada Desember 2018.

"Sebagaimana biasanya kita imbau Pemko untuk antisipasi, mumpung ini kan masih November, belum Desember. Soalnya setiap menjelang hari besar keagamaan, pasti harga barang pokok dipasaran selalu mengalami kenaikan," kata Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Nenie A Lambung, Kamis (15/11/2018).

Menurut Nenie, kondisi demikian tidak bisa luput dari perhatian. Karenanya kalangan anggota DPRD Kota Palangka Raya selalu mengingatkan agar Pemko agar melakukan langkah antisipasi akan hal itu.

"Kami meminta perangkat daerah lingkup Pemko Palangka Raya terutama Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk melakukan antisipasi sejak dini lonjakan harga komoditas," tutur Politisi PDI Perjuangan ini.

Sebentar lagi Natal dan tahun baru, menurut Nenie, biasanya pada hari besar seperti ini pasti harga di pasaran selalu mengalami kenaikan.

"Maka dari itu kita meminta PD terkait, segera melakukan langkah antisipasi," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-6)