PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Salah satu pendeta Gereja Prostetan Maluku Jacky Manupputy mengajak masyarakat untuk menjunjung tinggi dan mencintai suku budaya masing-masing daerah.

Namun dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menjadikan kecintaan terhadap suku sebagai alat pemecah belah persaudaraan.

"Saya yang berasal dari wilayah konflik, ingin mengajak masyarakat mencintai suku masing-masing namun juga menyayangi suku budaya lain," ujarnya, Kamis (15/11/2018).

Ini dia sampaikan saat tiba di Palangka Raya dalam acara Lokakarya Penyuluh Agama dengan tema Keagamaan, Kerukunan dan Binadamai Indonesia.

"Konflik agama, suku maupun ras hanya akan menyisakan kepedihan dan kesedihan yang mendalam. Saya yakin masyarakat yang ada di Kalteng ini adalah masyarakat yang menjunjung tinggi solidaritas," lanjutnya.

--page

Ia menyebut, selain menyisakan kesedihan mendalam, konflik antarsuku, agama atau ras akan menyisakan dendam selama puluhan tahun.

Lokakarya ini berlangsung selama 2 hari dengan jumlah peserta 100 orang penyuluh lokal dan dibuka secara resmi oleh Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kalteng Masrawan. (GAZALI/B-2)