SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), hingga Kamis (15/11/2018), belum menerima laporan desa yang diterjang banjir.

"Belum ada laporan yang saya terima baik itu dari kepada desa, masyarakat, maupun kecamatan (soal banjir)," kata Kepala Pelaksana BPBD Kotim, M Yusuf, Kamis (15/11/2018).

Dia mengatakan, pada musim hujan seperti saat ini memang sering terjadi banjir di sejumlah daerah, terutama DAS Sungai Mentaya maupun anak sungainya. Seperti di Kecamatan Kota Besi, Parenggean, dan Cempaga.

BPBD saat ini terus berkoordinasi dengan sejumlah desa, untuk mengetahui kondisi terkini wilayah kecamatan. Khususnya pada desa yang rawan banjir.

"Kami terus memantau perkembangan. Kalau terjadi banjir segera laporkan ke kami, agar bisa langsung menyalurkan bantuan dan memantau lokasi," kata Yusuf.

--page

Sementara di Sampit, sempat terjadi banjir di sejumlah titik. Namun kondisi tersebut tidak terlalu lama, karena air mengikuti pasang surutnya Sungai Mentaya.

"Kami imbau masyarakat selalu waspada dengan banjir. Karena saat ini sudah masuk musim hujan," pungkasnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)