BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Tengah akan mengintensifkan pengawasan di media sosial untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran pemilu 2019, baik Pileg maupun Pilpres.
Salah satunya facebook. Dalam hal pengawasan itu, Bawaslu tidak sendiri. Tapi juga dibantu bersama pihak facebook Indonesia plus aparat kepolisian.
"Bawaslu sudah ada kerjasama dengan FB Indonesia. Jadi kalau nanti ditemukan ada pelanggaran, akan kita teruskan ke Bawaslu RI agar ditindaklanjuti," ucap Ketua Bawaslu Kalteng, Satriadi, Kamis (15/11/2018).
Selain bekerjasama langsung dengan pihak FB, ia menyebut juga ada kerjasama dengan aparat kepolisian. Kaitannya adalah berkaitan dengan pelanggaran pidana.
"Kalau nanti bentuk pelanggaran pidana umum, maka Polri yang akan mengusut. Oleh sebab itu, kami berharap agar masyarakat menggunakan facebook dengan baik," tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-2)








