PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya- Dinas Sosial Kota Palangka Raya menginginkan adanya kerja sama dari satuan oragnisasi perangkat daerah (SOPD) lain di lingkup pemerintah kota untuk memberi pelatihan kepada eks pekerja seks komersial (PSK).

"Ke depan Dinsos Palangka Raya ingin melakukan kerja sama dengan perangkat daerah lainnya yang ada di lingkup Pemko Palangka Raya agar bisa turut serta membantu memberikan kegiatan pelatihan bagi warga penghuni lokalisasi," kata Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya Ahmad Fauliansyah, Jumat (16/11/2018).

Pelatihan dimaksudkan sebagai bekal bagi para eks PSK saat lokalisasi ditutup pada 2019, sesuai target nasional. "Ini semua demi terwujudnya kebijakan pemerintah secara terpusat yakni 2019 bebas lokalisasi," tutur Ahmad.

Menurut dia, Dinsos Palangka Raya sejauh ini terus berupaya membantu PSK. Di antaranya memberikan pelatihan dan pembekalan.

"Kita sudah beberapa kali memberi pelatihan dan pembekalan, sehingga ketika penutupan lokalisasi dilakukan kita harapkan para penghuni lokalisasi itu jauh hari telah bersiap diri dengan profesi yang lebih baik," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-3)