BORNEONEWS, Palangka Raya - Hasil dari seleksi kompetensi dasar (SKD) melalui ujian computer asissted test (CAT) masih menjadi perbincangan hangat.
Ini tidak lepas karena banyak yang tidak memenuhi nilai standar (passing grade) dari total ribuan peserta.
Muncul pula perbincangan soal apakah pihak pusat akan menurunkan passing grade, atau apakah nantinya akan menggunakan sistem rangking untuk bisa memenuhi kuota formasi yang disediakan.
Menyikapi hal itu, Kepala UPT BKN Palangka Raya, Marsono mengatakan, pihaknya hanya sebatas penyelenggara pelaksanaan pengadaan CPNS.
"Semua kebijakan ada di Panselnas dan Kemenpan. Jadi tunggu saja, sabar," ucap Marsono, Jumat (16/11/2018).
--page
Ia menuturkan, untuk saat ini pihaknya fokus menuntaskan pelaksanaan SKD sebagaimana pusat memberikan waktu selama 22 hari.
"Setelah selesai, datanya nanti akan kami kirim ke pusat, Panselnas dan Kemenpan. Jadi kebijakan nanti ranahnya ada di sana," ungkapnya.
Menurutnya, rekrutmen CPNS dengan nilai standar yang telah ditentukan itu bertujuan untuk mencari putra-putri terbaik daerah.
"Karena kita harapkan 20 tahun ke depan kita memiliki daya saing yang tinggi," tuturnya.
Marsono menambahkan, pengadaan CPNS tahun ini berjalan transparan. Tidak ada hal ditutupi dalam perekrutan tersebut. Ia juga menyebut jauh hari sebelum SKD digelar, pihaknya sudah menyosialisasikan ke masyarakat. (BUDI YULIANTO/B-2)








