PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ritual adat Dayak, Tiwah Massal Palangka Raya sudah resmi digelar. Tepatnya tanggal 2 November kemarin ritual ini sudah dimulai.

"Tanggal 2 November kemarin sudah mulai acara ritual," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah, Guntur Talajan kepada borneonews, Jumat (16/11/2018) malam.

Menurut Guntur, ritual ini akan berlangsung hingga 12 Desember 2018 mendatang. Sementara saat ini warga yang terlibat  sudah mulai melaksanakan persiapan Baramu Kayu atau bahan-bahan yang akan digunakan dalam pembangunan berbagai keperluan tiwah.

"Baramu Kayu ini akan digunakan untuk membangun Balai, Sakai Raya, Tiang Bendara, Antar Bajang," jelas Guntur lagi.

Selain itu, menurut Guntur Baramu Kayu juga akan digunakan untuk membuat Sapundu dan Sandung.

--page

"Sandung itu tempat tulang yang ditiwahkan. Mulai tengah malam sampai dengan subuh ada Pendeng Sangkai Raya, balalu Muluh Gandang, pahiau gandang Garantung, dangan Basir Hanteran lengkap," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-5)