BORNEONEWS, Palangka Raya - Fasilitator panitia Lokakarya Agama, Kerukunan dan Binadamai yang diikuti ratusan peserta lokal diharapkan mampu mengasah wawasan penyuluh agama berbagai daerah di provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
"Tentunya kita sebagai fasilitator berharap usai Lokakarya ini wawasan penyuluh agama bisa lebih meningkat mengingat penyuluh adalah salah satu ujung tombak dalam mencerdaskan masyarakat," ujar panitia Lokakarya, M Rajul Kahfi, Sabtu (17/11/2018).
"Selama Lokakarya ini, penyuluh agama diajarkan tentang sosialisasi terhadap orang yang berbeda agama. Wawasan ini tentunya akan menguatkan fakta bahwa solidaritas antar umat beragama di Kalteng sangat terjaga," lanjutnya.
Sebelumnya, kegiatan yang berlangsung di Kota Palangka Raya ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kalteng Masrawan.
Dalam sambutannya, Masrawan menyebut solidaritas antar umat beragama di Kalteng sangat berjalan dengan baik. Ini dibuktikan dengan banyaknya rumah ibadah, Masjid dan Gereja yang berdiri secara berdampingan.
--page
Selain itu, solisaritas antar umat beragama ini juga dibuktikan saat acara pernikahan yang menyiapkan tempat khusus bagi tamu yang berbeda agama. (GAZALI/B-5)








