KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Prestasi membanggakan dikancah nasional diraih tiga siswa SMAN2 Katingan Hilir dengan kegiatan ekstra kurikuler.

Lewat karya film pendek, tiga siswa SMAN2 Katingan Hilir, yakni M Daffa Dwiputra (17), Siti Nurhaliza Aulia Putri (17) dan Herlina Wati P Putri (17) yang kesemuanya duduk di kelas 12 atau 6 SMAN 2 Katingan Hilir ini meraih terbaik dua tingkat nasional pada Lomba Film Pendek (Youth Film Competition) 200 detik untuk Indonesia Hijau.

Kompetisi film pendek ini diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Denmark di Indonesia dan Environmental Support Programme phase 3 (ESP3).

Program ini ingin melibatkan generasi muda Indonesia untuk berdiskusi tentang tantangan dan peluang hijau dan pembangunan berkelanjutan melalui film-film yang ringan dan menarik.

"Kemarin upacara penghargaan itu berlangsung di Hotel The Westen Jakarta, dan yang memberikan penghargaan itu adalah Duta Besar Denmark untuk Indonesia Rasmus Kristensen," ujar salah seorang siswa SMAN 2 Katingan Hilir yang ikut menerima penghargaan M Daffa Dwiputra di warung makan Uma Abah Kasongan, Sabtu (17/11/2018).

--page

Menurut M Daffa, ada sekitar 56 peserta di seluruh Indonesia yang ikut kompetisi film pendek itu.

Namun dewan juri hanya menetapkan tiga film dan tim yang menjadi finalis Youth Film Competition 200 detik untuk Indonesia Hijau itu.

Menurut Daffa, nama tim mereka adalah 86 project dari SMAN2 Katingan Hilir, Kalimantan Tengah dengan judul film 'Untuk Satu Alam'.

"Film yang kita ikutsertakan kompetisi itu kita aplot ke youtobe yaitu, http://bit.ly/YFCSatuAlam, dan linknya kemudian kita kirim ke panitia," ungkap Daffa. (ABDUL GOFUR/B-5)