BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Kalimantan Tengah Guntur Talajan mengatakan, ritual Tiwah Massal Palangka Raya berlangsung selama kurang lebih satu setengah bulan.
"Pelaksanaannya terhitung dari 2 November lalu hingga 22 Desember 2018 mendatang. Nah kemarin Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran berkesempatan meninjau ke lokasi," kata Guntur kepada borneonews, Minggu (18/11/2018).
Kegiatan Tiwah Massal ini dipusatkan di Kompleks Balai Hindu Kaharingan, Jalan Tambun Bungai Palangka Raya.
"Jumlah yang ditiwahkan sebanyak 30 orang (Karaung) yang berasal dari berbagai pelosok wilayah Kalteng," sebut Guntur lagi.
Menurut Guntur, pelaksanaan Tiwah Massal kali ini selain menjadi keharusan bagi umat Kaharingan, juga bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara untuk berkunjung ke Kota Palangka Raya. Karenanya, pelaksanaannya digelar hingga satu setengah bulan.
--page
"Pelaksanaannya memang satu setengah bulan. Selain karena ritualnya memang panjang dan detil, juga untuk memberi kesempatan wisatawan mengikuti dan menikmati semua prosesinya," tutup Guntur. (TESTI PRISCILLA/B-2)








