BORNEONEWS, Sukamara - Wakil Bupati Sukamara, Ahmadi mengaku prihati terhadap maraknya penyalahgunaan obat batuk di kalangan remaja.
"Dengan kondisi sekarang ini anak-anak kita dengan bernagai pergaulan, kita lihat dimana-mana komix-komix itu berhamburan," ujar Ahmadi, Senin (19/11/2018).
Menurut Ahmadi, pengonsumsi kamix adalah kalangan remaja, sehingga penyalagunaan obat tersebut harus segera diatasi agar tidak menyebar dan menyerang kalangan anak-anak.
"Pengonsumsi obat-obat tersebut tidak ada anak generasi sekolah dasar, sehingga saya mengingatkan hati-hati untuk anak pelajar," ucapnya.
Dalam kesempatan itu pula juga menyoroti masalah yang saat ini sedang heboh di dunia maya, karena pembalut perempuan banyak digunakan untuk sebagai mabuk-mabukan.
"Komix sudah, sekarang ditambah lagi pembalut lagi, pembalut itu bukan untuk diminum dan untuk direbus, jadi jangan disalah gunakan masalah ini," ujarnya. (NORHASANAH/B-6)








