BORNEONEWS, Sampit - Saat ini persediaan golongan darah O di Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sedang menipis. Kondisi ini membuat petugas gencar melakukan pencarian terhadap pendonor.
"Untuk persediaan golongan darah O sedang menipis, bahkan untuk persediaan thrombosit consentrat hanya tinggal satu kantong saja," ujar Kepala UTD PMI Kotim Dr Yuendri Irawanto, Senin (19/11/2018).
Hingga Senin (19/12/2018) pagi, persediaan darah di UTD PMI Kotim yakni golongan A sebanyak 25 kantong, golongan B 35 kantong, golongan O 10 kantong, dan golongan AB 11 kantong. Dengan total jumlah keseluruhan 81 kantong.
Sedangkan untuk thrombosit consentrat, golongan A 10 kantong, golongan B kosong, golongan O 1 kantong, dan golongan AB 4 kantong.
"Hingga pagi ini, pendonor yang datang ke UTD PMI Kotim yakni ada lima orang dari golongan darah O, dua orang golongan B, dan satu orang golongan darah A," kata Yuendri.
--page
Sementara dirinya sangat berharap agar para pendonor bisa lebih banyak lagi. Mengingat besok Selasa (20/11/2018) merupakan hari libur. Sehingga stok darah harus mencukupi, agar tidak ada kekurangan nantinya.
Apalagi melihat dari tren tiga hari terakhir, pemanfaatan PRC golongan darah O sangat banyak dimana pada tanggal 16 senanyak 11 kantong, tanggal 17 sebanyak 8 kantong, dan tanggal 18 sebanyak 8 kantong.
Sedangkan untuk thrombosit golongan O pada 16 November 2018 ada 6 kantong, tanggal 17 sebanyak 3 kantong, dan tanggal 18 sebanyak 7 kantong.
Jika melihat dari hal tersebut, memang belum bisa diprediksi melalui rata-rata. Namun yang patutu diantisipasi adalah kebutuhan pasian dan adanya potensi pasien baru yang memerlukan itu. Sehingga diharapkan agar golongan darah O bisa bisa lebih banyak lagi pendonornya. Dengan itu maka persediaan bisa lebih banyak dan yang membutuhkan nantinya bisa tertangani. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)








