BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Guna mencegah terjadinya kebakaran di pemukiman warga, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus memberikan sosialisasi pada masyarakat terkait upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya persitiwa tersebut.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kobar, Majerum Purni, Senin (19/11/2018) mengatakan, sosialisasi terkait upaya pencegahan kebakaran saat ini semakin sering dilakukan lantaran saat ini sering terjadi pemadaman listrik yang rawan terjadi kebakaran
Karena seringnya terjadi pemadaman listrik dalam beberapa waktu belakangan ini khususnya di wilayah Kobar dan sekitarnya, rawan menyebabkan terjadinya kebakaran.
"Diharapkan agar masyarakat lebih berhati-hati pada saat menyalakan mesin generator listrik. Karena bila terjadi kesalahan prosedur berpotensi menimbulkan arus pendek listrik yang bisa menyebabkan kebakaran. Demikian saat menyalakan lilin di rumah, bila tidak hati-hati maka bisa menimbulkan kebakaran," jelasnya.
Terlebih saat malam hari kondisi mati lampu warga membakar lilin diharapkan agar waspada dan jangan sampai jatuh dan mengakibatkan kebakaran.
--page
"Karena musibah kebakaran yang sering terjadi bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor kelalaian manusia juga bisa menjadi pemicu terjadinya kebakaran. Selain itu kebakaran juga bisa terjadi karena arus listrik, kompor meledak, karena bensin atau cairan mudah terbakar," imbuhnya.
Menurut Majerum, walaupun saat ini wilayah Kabupaten Kobar sering turun hujan, pihaknya berharap warga tetap waspada ancaman kebakaran tersebut.
"Lantaran musibah kebakaran rumah tidak kenal musim hujan atau kemarau. Mengantisipasi agar musibah tidak terjadi, kami harapkan warga tetap waspada dan tidak teledor menyimpan/meletakan lilin yang sudah dinyalakan di rumahnya masing-masing pada saat listrik padam," pungkasnya. (YUDA/B-6)








