PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Asisten Manajer Kalteng Putra, Sigit Wido menyebut bahwa semangat juang pemain saat melawan Semen Padang patut diacungi jempol.

"Kita sudah berjuang maksimal meskipun skor akhir kalah. Semangat juang pemain patut diacungi jempol, karena tetap bermain spartan meski di bawah tekanan suporter dan wasit," kata Sigit Wido, Selasa (20/11/2018).

Sigit Wido sangat terharu atas lolosnya Kalteng Putra ke babak semifinal Liga 2 Indonesia. Apalagi, perjuangan yang didapat tidak mudah karena berada di bawah tekanan.

"Nggak bisa berkata apa-apa lagi aku. Hanya mengucap Alhamdulillah. Terimakasih kepada semua pemain, pelatih, terimakasih kepada manager, CEO dan seluruh masyarakat Kalteng atas doa dan dukungannya," tutur Sigit.

Dalam laga hidup mati yang berlangsung di Stadion H Agus Salim, Padang, Kalteng Putra lebih dulu membuka gol di babak pertama. Gol tersebut buah hasil kerja keras tim lalu dicetak oleh I Made Adi Wirahadi pada menit ke 30.

--page

Di penghujung waktu turun minum, skor menjadi 1-1 setelah tim tuan rumah melalui Manda Cingi menendang lewat titik putih alias penalti.

Di babak kedua pada menit ke 66, tim tuan rumah kembali mendapat hadiah penalti. Manda Cingi kembali mencetak gol.

Skor 1-2 untuk Semen Padang sempat bertahan hingga 89 menit. Namun setelah itu, Kalteng Putra kebobolan. Skor 1-3 bertahan hingga laga usai.

Meski kalah 1-3, Kalteng Putra tetap lolos ke semifinal. Sebab, di waktu bersamaan, PS Mojokerto Putra tumbang di kandang Aceh United dengan skor 2-3.

Atas hasil tersebut, Kalteng Putra menempati posisi runner up sedangkan juara grup A milik Semen Padang. (BUDI YULIANTO/B-5)