PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Guna mengantisipasi terjadinya bencana banjir akibat tingginya  intensitas hujan beberapa hari ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memantau sejumlah titik lokasi rawan banjir di Pangkalan Bun dan sekitarnya.

Kepala BPBD Kobar Petrus Rinda, Rabu (21/11/2018) menjelaskan di mana saja lokasi yang dianggap titik rawan banjir tersebut. "Di antaranya berada di Jalan Iskandar Pangkalan Bun, Jalan HM Rafi’i dan sekitaran Jalan Rangga Santrek. Untuk lokasi Jalan Iskandar, biasanya terjadi di depan Masjid Jami Al Istiqomah dan di depan Rumah Makan Sate Ayayan,” jelas Petrus.

Menurut Petrus, tim bergerak melakukan pantauan saat kondisi cuaca turun hujan.

"Selain itu, kami juga memintabperan aktif maayarakat untuk melakukan pemantauan dan upaya pencegahan banjir dilingkungan tempat tinggalnya sebagai bentuk kepedulian pada lingkungan tempat tinggal kita. Misalnya ada parit buntu, segera lakukan gotong royong sehingga tidak menyebabkan banjir,” ujar Petrus.

Petrus menjelaskan, bukan hanya dalam kota saja yang dipantau oleh pihaknya.

--page

"Kita juga melakukan hal yang sama di Kelurahan Pangkut Kecamatan Arut Utara. Karena di kecamatan tersebut setiap tahun seringkali terjadi banjir. Hal  tersebut dilakukan guna memantau sudah sejauh mana ketinggian air di Sungai Arut,” jelasnya. (WAHYU/B-5)