PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin setuju jika status demam berdarah dengue (DBD) ditingkatkan menjadi kejadian luar biasa (KLB).

"Masih koordinasi dengan dinas kesehatan provinsi. Saya katakan, kalau memang perlu dinaikkan ya naikan, kalau belum ya belum," kata Fairid Naparin, Rabu (21/11/2018).

Dia menuturkan beberapa hari lalu sudah mengedarkan surat imbauan ke pihak camat dan lurah agar selanjutnya disampaikan ke masyarakat.

"Salah satunya mengajak masyarakat membersihkan lingkungan dengan mengedepankan budaya gotong royong. Kita juga sudah melakukan fogging di beberapa titik," ungkapnya. "Intinya kita mengajak masyarakat untuk turut serta melakukan pencegahan," tuturnya.

Sementara itu informasi dari pihak RSUD dr Dosis Sylvanus Palangka Raya sampai dengan Senin (19/11/2018) pukul 23.30 WIB menyebutkan bahwa ada 163 orang yang menjalani perawatan akibat DBD.

--page

Mereka yakni berasal dari berbagai daerah seperti Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau, Katingan, Gunung Mas dan Palangka Raya. Dari jumlah ini 30 di antaranya menjalani rawat jalan. Sedangkan angka kematian tercatat ada 6 orang masing-masing tiga di Oktober dan November. (BUDI YULIANTO/B-6)