BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Tim Satuan tugas (Satgas) Dana Desa dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) tiba di Kabupaten Kapuas.
Selain untuk melakukan monitoring dan evaluasi, kedatangan tim ini ternyata menindaklanjuti laporan warga perihal dugaan penyelahgunaan pengelolaan dana desa.
Tim yang dipimpin koordinator M Ma'roef Irfhany itu menjadwalkan keberangkatan ke desa yang dimaksud pada Kamis (22/11/2018) besok pagi, didampingi instansi terkait.
"Besok pagi kita akan melakukan monitoring dan evaluasi di salah satu desa, berkaitan dengan adanya aduan masyarakat tentang kinerja kepala desa," kata Koordinator Satgas Dana Desa, M Ma'roef Irfhany.
Dia belum mengungkapkan desa yang akan didatangi. "Besok hasil monevnya akan kita sampaikan, dan desa mana yang dituju itu," ucapnya.
--page
Selain itu, menurut dia, kegiatan tersebut dilaksanakan tidak dengan dadakan karena memang merupakan setengah sidak.
"Karena kita juga sebelumnya berkoordinasi dulu dengan Pemkab Kapuas, aparat kepolisian dan lainnya. Dipastikan besok kita akan cek ke desa itu," tuturnya.
Dia juga membeberkan laporan tersebut berupa aduan dari masyarakat yang masuk kepada Presiden Republik Indonesia. Dan materil aduan dinilai kuat.
"Sehingga Satgas Kemendes PDTT ditugasi untuk menindaklanjuti dan mengecek," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)







