BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Palangka Raya, Aratuni D Djaban mengingatkan masyarakat untuk mengedepankan kalimat 'posting yang penting, bukan yang penting posting'.
Hal itu disampaikannya pada acara media gathering di Bawaslu Kota Palangka Raya Menyongsong Pemilu 2019, Rabu (21/11/2018) petang.
"Kalau kita ragu (kebenarannya ketika menerima pesan berantai), nggak usah di-broadcast," kata Aratuni.
Sebagaimana diketahui, media sosial sudah sangat familiar di mata masyarakat. Namun, banyak yang menyalahgunakan salah satunya menyebarkan informasi tidak benar alias hoax.
Dia menuturkan, suksesnya Pemilu bukan hanya peran pemerintah dan aparat keamanan, tapi media juga menjadi salah satu tolok ukur.
--page
"Media ini bisa menjadi filter sekaligus meluruskan berita yang tidak benar menjadi benar atau sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan," tuturnya.
Untuk diketahui, kehadiran Aratuni di Bawaslu pada acara tersebut karena ditunjuk sebagai pemateri.
Selain Aratuni, ada dua pemateri lainnya yakni Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi Bawaslu Kalteng, Titi Yukrisna dan Komisioner Komisi Informasi Provinsi Kalteng, Setni Betlina. (BUDI YULIANTO/B-11)








