MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh -  Pencanangan Desa Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) atau  Desa Open Defecation Free (ODF) ini sebagai bentuk apresiasi terhadap keberhasilan warga Desa Malungai dan Desa Rarawa yang sejak 2017 dan 2018.

Kegiatan ini, kata Camat Gunung Timang, Syahmiludin,  dilaksanakan melalui Anggaran Dana Desa (ADD) untuk memberikan stimulan berupa bantuan septitank, pipa pralon dan semen. Program ini setiap Rumah harus memiliki satu WC. 

“Program ini tentunya dapat berhasil berkat dukungan dan kerjasama yang baik dari Puskesmas Ketapang dan Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara,” kata Syahmiludin saat melaporkan kegiatan pencanangan desa bebas BABS kepada Bupati Barito Utara di Desa Malungai, Kamis (22/11/2018) 

Kami, lanjut Syammiludin,  bertekad dimulai dari desa terhilir ini, dan nantinya terus ke arah hulu secara keseluruhan 16 desa di wilayah Kecamatan Gunung Timang menjadi desa ODF paling lambat 2020.

“Untuk Desa ODF secara ikhlas sudah merobohkan tempat singgah helikopter terapung atau jamban yang ada di sepanjang bantaran Sungai Montallat,” kata Syahmiludin. (RAMADHANI/B-2)