BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Bupati Seruyan Yulhaidir menyampaikan sejumlah hal penting, saat seminar Himpunan Kelompok Tani Indonesia (HKTI) di Kuala Pembuang, Kamis (22/11/2018).
Salah satunya, permintaan Bupati Seruyan kepada petani atau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar.
"Saya mengajak masyarakat terutama petani untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar," kata Yulhaidir.
"Tapi apabila mempunyai solusi terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar, maka akan kita kaji. Dan akan disosialisasikan kalau (solusinya) baik," imbuhnya.
Dia mengatakan, membuka lahan dengan cara dibakar merupakan tradisi turun menurun. Tetapi saat ini dampaknya sudah sangat berbahaya, seperti kabut asap.
--page
Kabut asap sangat berpengaruh ke banyak sektor, seperti kesehatan, pendidikan, dan perekonomian. (FARIZAN IFTIKAR/B-11)







