BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Guna mengantisipasi bencana banjir yang sering terjadi saat musim penghujan, berbagai pihak saat ini sudah mulai melakukan antisipasi untuk melaksanakan tindakan cepat untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana tersebut.
Untuk itulah, Jumat (23/11/2018) di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Barat (Kobar) digelar apel persiapan penanggulangan bencana yang digagas oleh TNI AD dari Kodim 1014 Pangkalan Bun.
Usai pelaksanaan apel, Dandim 1014 Pangkalan Bun Letkol Inf Muhammad Roni Sulaeman mengatakam tujuan digelarnya apel yang diikuti oleh unsur TNI / Polri BPBD Kobar, Satpol PP dan Damkar Kobar ini.
"Apel ini sebagai langkah koordinasi awal untuk menanggulangi bencana sesuai perencanaan yang tekah kita lakukan. Saat ini dari BPBD Kobar, Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI, Komando Rayon Militer (Koramil) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babimkamtibmas) Polri sudah bersiaga melakukan pantauan didaerah rawan banjir dan melakukan pemantauan dan pelaporan terhadap ketinggian air di sungai," jelas Dandim.
Sehingga, lanjut Dandim, bila terjadi bencana banjir disuatu daerah kita bisa menentukan langkah, koordinasi dan penindakan untuk membantu masyarakat.
"Sehingga langkah awal pasca menerima laporan dari anggota dilapangan, akan ditindaklanjuti dengan melakukan operasi bantuan pada masyarakat pada lokasi yang terjasi banjir. Nantinya bila kondisi bencana banjir terjadi maka markas Koramil terdekat akan dijadikan pos komando taktis (poskotis) untuk penanggulangan bencana," jelas Dandim .(YD/m)








