BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi B DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Walter S Penyang menilai ritual adat tiwah sangat berpotensi menyumbang pendapatan asli daerah (PAD).
"Ritual tiwah ini bisa menjadi ajang promosi untuk pariwisata di Kalteng, sehingga jika ini dikembangkan sangat berpotensi menyumbang peningkatan PAD," ucapnya, Sabtu (24/11/2018).
Meski berpotensi menyumbang PAD, Walter S Penyang yang juga menjabat Ketua Hindu Kaharingan Kalteng ini meminta ritual Tiwah tetap menjadi budaya leluhur sehingga keasliannya tetap terjaga.
"Ritual ini tidak boleh ada campur tangan pihak manapun dan lembaga harus menjaga keaslian budaya kita sehingga saat dilaksanakan ritualnya tetap berjalan dengan sakral," imbuhnya.
Dia berharap untuk tahun berikutnya ritual tiwah ini tetap digandeng oleh Pemprov Kalteng, sehingga promosinya bisa lebih maksimal.
Dengan begitu Walter percaya jika ritual tiwah tidak hanya berimbas pada sektor PAD Kalteng, namun juga meningkatkan sektor ekonomi masyarakat. (GAZALI/B-6)








