BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Dalam beberapa bulan terakhir ini terjadi perubahan cuaca dan menjelang memasuki puncak musim hujan membuat berbagai macam penyakit berkembang, khususnya demam berdarah dengue (DBD).
Berdasarkan data dari 26 puskesmas di 17 kecamatan di Kabupaten Kapuas dalam tiga bulan terakhir terjadi peningkatan kasus DBD.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, Apendi melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Tri Setia Utami mengatakan sejak September, Oktober dan November 2018 jumlah kasus DBD meningkat.
“Dimulai dari September 14 kasus dan meningkat cukup signifikan beriringan dengan perubahan cuaca memasuki musim hujan. Pada September ada 45 kasus dan November belum habis sudah terhitung 50 kasus,” ungkap Tri, Sabtu (24/11/2018).
Dari jumlah ini tentunya menjadi perhatiannya yang akan terus melakukan sosialiasi dengan pemberantasan sarang nyamuk, karena berbahayanya penyakit DBD ini jika dibiarkan dan tidak ditangani dengan cepat.
--page
“Kita akan terus melakukan upaya-upaya pencegahan selain dari penangan di puskesmas hingga rumah sakit,” tegasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)







