BORNEONEWS, Palangka Raya - Banjir yang melanda dua desa di Kecamatan Kahayan Tengah, Palangka Raya merupakan banjir kiriman.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran BNPB Pulang Pisau, Marto mengatakan, banjir tidak hanya melanda ruas Jalan Trans Kalimantan Km 13, Desa Penda Barania, namun juga Desa Tanjung Senggalang.
Marto menjelaskan, air yang merendam kedua desa tersebut merupakan kiriman dari Kecamatan Benama Tingang. Hal tersebut merupakan data yang dihimpun Tim BNPB Pulang Pisau saat melakukan monitoring debit air di daerah tersebut.
"Senin lalu kami Tim BNPB Pulang Pisau melakukan monitoring di Kecamatan Benama Tingang. Setelah disitu turun, pada hari Kamis kami lakukan kembali monitoring, ternyata airnya melimpah ke Kahayan Tengah. Jadinya daerah yang terendah yaitu Desa Penda Barania dan Tanjung Sengalang terendam," kata Marto, Sabtu (24/11/2018).
Lebih lanjut Marto mengatakan, banjir yang terjadi belum menunjukan tanda-tanda akan surut. Kondisi tersebut ditandai dengan meningkatnya jumlah debit air yang diukur dari patok BNPB yang berada di Desa Tanjung Senggalang. Kondisi debit air meningkat dari 60cm menjadi 72 cm hanya dalam hitungan jam saja.
--page
"Kemungkinan kondisi banjir akan semakin parah. Apalagi jika curah hujan semakin meningkat di akhir Desember hingga Awal Januari nanti," ujarnya. (AGUS/B-2)








