BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi II DPRD Kotawaringim Timur, Ida Laila mendukung upaya pemerintah daerah untuk merevitalisasi pasar tradisional.
Seperti Pasar Keramat, di Kecamatan Baamang, yang akan direhab pada 2019 mendatang. Mengingat, kondisi saat ini memprihatinkan dan mengurangi kenyamanan pengunjung pasar.
Ida Laila mengatakan, upaya ini sebagai bentuk keberpihakan untuk menjaga pasar tradisional agar tetap eksis di tengah gempuran pasar modern.
"Rehab pasar itu rencananya tahun depan oleh pemerintah daerah dengan pembiayan dari DAK," kata Ida, Minggu (25/11/2018).
DIa sepakat agar pasar ini harus jadi objek program revitalisasi, dengan begitu nanti kesan pasar tradisional yang selama ini dianggap kumuh, kotor dan lain sebagainya bisa ditinggalkan.
--page
Ida mengatakan saat revitalisasi nanti, pedagang akan direlokasi sementara waktu.
"Sekitar 6 bulan masa pembangunan. Setelah itu (pedagang) akan dikembalikan ke los dagangannya semula," tegasnya.
Ida Laila mengajak pedagang nanti untuk sepaham dengan pemerintah yang bertujuan untuk merelokasi sementara waktu. Sebab, tidak mungkin pasar itu dibangun tanpa ada relokasi. (NACO/B-11)








