BORNEONEWS, Sampit - Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Kalteng membuka pondok baca di 13 desa yang tidak terjangkau jalur darat. Kegiatan ini guna meningkatkan pengetahuan anak pedesaan terutama yang tinggal di daerah pesisir.
"Saat ini sudah ada 13 pondok baca yang kami buka di 13 desa di Kalteng, rata-rata desa tersebut belum tersentuh jalur darat," ujar Dir Polair Polda Kalteng Kombespol Badarudin, Minggu (25/11/2018).
Pembangunan pondok baca dilakukan karena selama ini daerah tersebut sulit dijangkau jalur darat. Selain itu, fasilitas belajar mengajar juga kurang.
"Ini adalah tugas kami sebagai warga negara Indonesia, karena kami tidak ingin anak-anak yang ada dipedalaman kurang memiliki wadah untuk membaca dan menambah ilmu pengetahuan mereka," kata Badarudin.
Buku-buku yang mereka siapkanpun mulai dari cerita, ilmu pengetahuan, teknologi, dan lainnya. Hal itu semata-mata sebagai dasar agar anak-anak bisa terus semangat untuk menuntut ilmu. Tanpa memikirkan keterbatasan wadah belajar di daerah mereka.
--page
"Anggota kami yang bertugas di daerah tersebut juga ikut memberikan pelajaran. Karena di sejumlah sekolah di beberapa desa itu juga masih mengalami kekurangan guru," ungkap Badarudin.
Ia berharap jumlah pondok baca akan terus bertambah. Bahkan ditargetkan akan ada 20 pondok baca terbangun di 2019 mendatang. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








