PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) Kalteng Yohanes Freddy Ering menilai kampanye di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terlalu kaku karena aturannya yang ketat.

Pernyataan ini disampaikan menyusul beberapa aturan yang dilarang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalteng, seperti tidak memperbolehkan peserta pemilu memasang stiker di properti pribadi.

"Memasang stiker di mobil pribadi saja tidak diperbolehkan, padahal di provinsi lain sah-sah saja," ucap Freddy, Senin (26/11/2018).

Ia menerangkan, seharusnya memasang stiker di properti pribadi tidak harus dilarang terkecuali memang di tempat umum.

"Sedangkan Provinsi lain tidak seperti itu, hal ini berimbas pada pesta demokrasi Kalteng yang terasa sangat kaku dan tidak meriah seperti tahun-tahun sebelumnya," ungkapnya.

--page

Legislatif Kalteng ini menilai, selama proses kampanye tidak membuat ujaran kebencian seharusnya kebijakan tersebut bisa dikaji ulang dan membuat kebijakan baru agar kampanye di Kalteng bisa lebih meriah. (GAZALI/B-5)