BORNEONEWS, Kasongan - Harga sembilan bahan pokok (Sembako) di Kabupaten Katingan menjelang Hari Raya Natal dan tahun baru merangkak naik.
Selain beras, harga daging ayam juga mengalami kenaikan dari sebelumnya. Sejumlah pedagang di Pasar Kereng Pangi mengakui mulai ada kenaikan sejumlah harga bahan pokok saat ini.
"Sudah beberapa hari ini ada sejumlah barang kebutuhan yang mulai naik, mungkin karena mau Natal dan tahun baru," kata Mardah pemilik toko sembako di Pasar Kereng Pangi, Selasa (27/11/2018).
Ia mencontohkan, selain beras, kebutuhan pokok lain yang juga mengalami kenaikan itu juga ada tepung terigu, dan juga sejumlah bumbu dapur termasuk bawang merah.
Menurutnya, harga beras premium rata-rata mengalami kenaikan. Misalnya beras jenis siam unus yang dijual Rp16 ribu per kg dari sebelumnya Rp15 ribu per kg. Beras jawa jenis rojo lele dijual Rp15 ribu per kg dari sebelumnya Rp14 ribu per kg.
--page
Sedangkan beras lokal jenis beras pagatan maupun pangkuh belum ada kenaikan rata-rata masih dijual sama seperti sebelumnya yaitu Rp11 ribu per kg.
"Bawang merah naik menjadi Rp30 ribu per kg dari sebelumnya Rp26 ribu per kg. Yang lainnya seperti gula pasir masih stabil Rp14 ribu per kg," katanya.
Kenaikan sejumlah harga sembako ini dikeluhkan warga. "Harapan kita sebenarnya harga sembako ini termasuk beras tidak lagi ada kenaikan, tapi nyatanya sekarang beras yang rasanya pulen enak itu rata-rata dijual diatas Rp15 ribu per kg," keluh Sri warga Kereng Pangi. (ABDUL GOFUR/B-5)








