BORNEONEWS, Kasongan - Wakil Bupati Katingan, Sunardi Litang menyebut bahwa meski anggaran desa melalui dana desa (DD) sejauh ini dinilai besar, namun masih belum mampu memaksimalkan pembangunan di desa.
Demikian disampaikan Wakil Bupati Katingan Sunardi Litang saat membuka sosialisasi dan pelatihan perencanaan pembangunan desa tahun 2018 dalam integrasi sistem informasi pembangunan berbasis masyarakat (SIPBM) di aula Bappelitbang, Selasa (27/11/2018).
"Sejauh ini setelah empat tahun undang-undang desa, kita harus akui banyak hal yang belum dicapai dan sangat banyak hal lain yang belum tercapai secara fisik," kata Wabub Sunardi Litang.
Dia menggambarkan pembangunan infrastruktur di desa belum maksimal, demikian dalam hal pemberdayaan tidak banyak jejak keberhasilan yang bisa ditelusuri sehingga dapat dikatakan masih jauh dari kemandirian desa yang diimpikan.
Menurutnya keluasan kewenangan desa dan besarnya anggaran yang disalurkan ke desa diharapkan akan memberikan desa kekuatan mengatasi masalah dan memaksimalkan potensi desa.
Dengan adanya 154 desa di Kabupaten Katingan yang memiliki dokumen dan rencana tersinergi dengan rencana pembangunan di Kabupaten Katingan tentunya akan memberikan hasil yang luar biasa dalam pencapaian target kinerja sasaran pembangunan di wilayah ini. (ABDUL GOFUR/B-6)








