BORNEONEWS, Kasongan - Wakil Bupati Katingan Sunardi Litang membuka sosialisasi dan pelatihan perencanaan pembangunan desa tahun 2018 dalam integrasi sistem informasi pembangunan berbasis masyarakat (SIPBM) di aula Bappelitbang, Selasa (27/11/2018).
Menurut Sunardi, proses pembuatan dan kualitas dokumen perencanaan yang dihasilkan oleh desa sejauh ini belum sepenuhnya mengacu pada aturan yang berlaku.
"Tidak banyak dokumen perencanaan desa yang dapat menunjukkan dengan jelas sasaran dari pembangunan yang dilakukan," ujar Sunardi.
Selain itu, kata Sunardi, efisiensi dan efektivitas sumberdaya yang diharapkan dari integrasi dengan perencanaan kabupaten juga belum dapat diukur dengan jelas. Pasalnya sistem informasi pembangunan berbasis masyarakat (SIPBM) yang dapat menjawab persoalan tersebut misalnya, belum dikenal dalam proses penyusunan dokumen perencanaan desa di Katingan.
Sunardi Litang mengaku jika situasi yang dialami desa dipengaruhi oleh faktor dan situasi yang sangat beragam.
--page
Rendahnya kapasitas perangkat perangkat desa dan kurangnya pendampingan banyak disebut sebagai alasan kuat.
"Dipihak lain peraturan yang bertubi-tubi mengenai desa juga menjadi penyumbang bagi kesulitan yang dihadapi desa," katanya. (ABDUL GOFUR/B-5)








