BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya akan membantu masyarakat kurang mampu yang terserang demam bedarah dengue (DBD).
“Santunan bentuknya tali asih untuk yang tidak mampu,” ucap Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, Selasa (27/11/2018).
Meski sudah ada beberapa kasus terjadi di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah, pihaknya tetap melakukan langkah pencegahan dan penindakan. Poin utama berdasakan rapat bersama dinas kesehatan, rumah sakit, puskesmas, kecamatan dan kelurahan yakni langsung turun ke lokasi apabila menerima laporan.
Kemudian, mendata yang terkena DBD termasuk masyarakat yang kurang mampu. Ketiga, menyediakan ambulance 1x24 jam. “Kalau ada laporan, tim puskesmas akan langsung turun mengecek. Masalah kena DBD atau tidak, itu nanti dari tim dokter,” ungkapnya didampingi Sekda, Rojikinnor.
Di sisi lain, pihak puskesmas juga menyiapkan obat jentik nyamuk untuk memberantas kembang biaknya nyamuk. Selain itu, wali kota mengajak masyarakat untuk bergotong-royong membersihkan lingkungan masing-masing. (BUDI YULIANTO/B-5)








