BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyediakan stok daging beku kerbau dan ayam potong hingga 27 ton untuk persediaan menyambut Natal dan tahun baru 2019.
Stok ini juga bertujuan agar harga daging dan ayam potong tidak mengalami lonjakan harga di pasar besar, namun mendapat hambatan karena kurang diminati masyarakat.
"Kita telah melakukan berbagai langkah, salah satunya bekerja sama dengan pusat perbelanjaan seperti Hapymart dengan menaruh daging dan ayam potong beku," ujar Asisten II Setda Kalteng bidang Perekonomian dan Pembangunan Nurul Edy, Rabu (28/11/2018).
Namun, nampaknya usaha ini masih belum menemui sasaran karena sebagian besar pembelinya berasal dari kalangan pengusaha warung makan dan restoran.
"Kita juga berencana akan menjualnya di mini market seperi Indomaret atau Alfamart agar masyarakat lebih sering melihat," ujarnya.
--page
Pemprov Kalteng juga berencana akan lebih gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang mutu dan kualitas daging dan ayam potong beku di pasar tradisional. (GAZALI/B-6)








