SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) belum diketahui jadwalnya, karena masih menunggu informasi lanjutan dari pemerintah pusat.

"Kami masih menunggu jadwal dari pusat, sehingga belum bisa dipastikan kapan pelaksanaannya," ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kotim Alang Arianto, Kamis (28/11/2018).

Belum adanya jadwal ini kemungkinan besar karena ada beberapa daerah yang belum melaporkan hasil seleksi kompetensi dasar (SKD) beberapa waktu lalu, sehingga menghambat penjadwalan dari pemerintah pusat.

Sedangkan pelaksanaan SKB sendiri diperkirakan tidak berbarengan dengan pelaksanaan di pusat. Karena akan dilakukan sesuai dengan penyelesaian berkas atau data hasil SKD yang telah dikirimkan kepada pemerintah pusat.

"Kami masih menunggu dulu informasi dari pemerintah pusat, jika sudah keluar maka akan segera kami umumkan kepada peserta," ungkapnya. Sementara itu tes SKD di Kotim sendiri mulanya hanya diikuti 82 orang saja.

--page

Karena mereka berhasil lolos passing grade. Namun setelah adanya Permenpan 61 Tahun 2018 tentang pemenuhan formasi kebutuhan CPNS 2018 kini bertambah menjadi 977 orang.

Dengan jumlah tersebut, maka hampir bisa dipastikan untuk pelaksanaan SKB akan kembali dilakukan di aula pendidikan dan pelatihan BKD, yang berada di belakang Stadion 29 November Sampit, eks Asrama Haji Sampit.

"Memang sebelumnya kami berencana melaksanakan SKB di provinsi. Namun karena ada aturan baru hingga meluluskan 977 orang, maka pelaksanaannya akan dilakukan di Smapit juga," terangnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)