PALANGKA RAYA –

BORNEONEWA, Palangka Raya - Wakil Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Suriansyah Murhaini mengimbau masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng) harus siap menghadapi tantangan jika nantinya Ibu Kota Indonesia dipindakan ke Palangka Raya.

Imbauan ini disampaikan saat membuka seminar nasional dengan subtema optimalisasi corporate sosial responsibility (CSR) dalam meningkatkan dunia usaha untuk keberdayaan dan kemandirian masyarakat.

"Palangka Raya digadang-gadang menjadi Ibu Kota baru Indonesia, jika ini terwujud, jangan sampai masyarakat Kalteng khususnya Dayak tersingkir seperti yang terjadi pada suku betawi di Jakarta," ujarnya, Kamis (29/11/2018).

Untuk itu dia meminta persepsi dan koordinasi antara pemerintah dengan perusahaaan di Kalteng bisa menjadi satu serta lebih serius terkait tanggung jawab di lingkungan sosial.

Pihaknya juga menyabut siap bekerjasama dengan pemerintah untuk meningkatkan dunia usaha dan pembangunan yang berkelanjutan.

--page

"Dengan penyatuan persepsi pihak perusahaan dan Pemerintah melalui pola CSR, kita yakin cita-cita pembangunan berkelanjutan dan kemakmuran masyarakat Kalteng akan bisa diwujudkan," imbuhnya. (GAZALI/B-5