BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Rawing Rambang meminta masyarakat petani sawit untuk bisa lebih bersabar terkait harga sawit masih rendah.
Dia menyebut saat ini harga sawit sudah mulai mengalami kenaikan sekitar 1,6 persen dan meyakini akan kembali di harga normal.
"Kita meminta petani sawit untuk bersabar, mengingat memang penjualan sawit ini tergantung musim," ujarnya.
Rawing menyebut, saat sawit berlimpah, maka harganya akan turun dan saat sawit tidak terlalu banyak, maka harganya akan menjadi mahal.
Selain itu, faktor ekonomi negara Cina dan India juga sangat mempengaruhi penjualan sawit di Kalteng.
--page
"Saat ini ekonomi di Cina kurang stabil sehinhga mereka juga mengurangi import sawit yang ada di Kalteng," lanjutnya.
Selain permasalahan sawit, faktor tersebut juga berlaku pada petani karet yang saat ini harga jualnya juga mengalami penurunan. (GAZALI/B-6)








