BORNEONEWS, Palangka Raya - Kondisi ketinggian debit air yang kian menurun membuat tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pulang Pisau menghentikan kegiatan dengan mombongkar posko yang memonitor kondisi banjir di Jalan Trans Kalimantan Km 13.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kebakaran BNPB Pulang Pisau Marto mengatakan, posko tersebut mulai dibongkar sejak Selasa (27/11/2018) lalu.
"Kami dirikan posko sudah berlangsung seminggu. Karena kondisi sudah mulai stabil untuk saat ini, dan debit air sudah mulai surut. Jadi posko yang ada disana kami tarik," kata Marto, Jumat (30/11/2018).
Lebih lanjut, kondisi surutnya air dikarenakan tidak adanya kiriman air dari daerah hulu, yang sebelumnya sempat membuat debit air naik hingga menyebabkan sebagian wilayah di daerah Desa Penda Barania tergenang banjir.
"Belum ada kiriman air dari daerah hulu ataupun Gunung Mas. Itu juga salah satu faktor turunnya debit air di wilayah Bukit Rawi ini," pungkasnya. (AGUS/B-5)








