BORNEONEWS, Sampit - Los pujasera disiapkan gratis bagi para pedagang di Dermaga Habaring Hurung. Pedagang tidak dipungut biaya penebusan. Kebijakan itu dikeluarkan Pemkab Kotawaringin Timur lantaran tempat itu memang diperuntukan bagi mereka.
"Jadi los tersebut gratis, tidak ada penebusan. Namun untuk biaya lainnya nanti Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) yang mengaturnya," ujar Bupati Kotim Supian Hadi, Sabtu (1/11/2018).
Pedagang yang akan menempati los tersebut ada 18 orang. Terdiri dari 10 pedagang kuliner dan 8 pedagang barang pecah belah maupun peralatan dapur.
Saat ini para pedagang itu menempati los kayu di Dermaga Habaring Hurung. Namun, nantinya tempat tersebut akan ditiadakan karena adanya pengembangan Ikon Kota Patung Jelawat.
"Memang pujasera ini diperuntukkan bagi mereka, jadi itu hak mereka. Dan gratis tanpa ada penebusan," ungkap Supian Hadi.
--page
Bupati berharap, para pedagang memanfaatkan kesempatan itu dengan sebaik-baiknnya. Bangunan tersebut juga diharapkan dijaga dengan baik. Terutama kebersihan dan lainnya.
Sehingga para pengunjung atau pembeli merasa nyaman dan tidak merasa risih saat berada di tempat tersebut. (MUHAMMAD HAMIM/B-3)








