SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) membagikan los Pujasera (Pusat Jajanan Serba Ada) Sampit dengan cara diundi yang diperuntukkan bagi pedagang yang selama ini berjualan di Dermaga Habaring Hurung. 

"Hari ini kami melakukan pembagian los di Pujasera, yang mana pedagang di Dermaga Habaring Hurung semua dipindahkan," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim Halikinnor saat membagi los tersebut, Senin (3/11/2018). 

Setidaknya ada 9 pedagang yang dipindahkan dari Dermaga Habaring Hurung ke Pujasera. Mereka semua merupakan pedagang kuliner, yang sudah lama menempati los kayu di sana. 

Pembagian los dipimpin Sekda dengan sistem diundi. Pedagang mengambil sendiri nomor undian dalam penempatan los tersebut. 

"Alhamdulillah pengundian sudah kami lakukan, dan semua pedagang sudah mendapatkan nomor sesuai hasil undian tersebut," kata Halikinnor. 

--page

Pemindahan pedagang dilakukan sebagai upaya pemanfaatan aset daerah yang sudah sekitar 10 tahun lalu berdiri namun belum difungsikan. Selain itu juga sebagai wadah pedagang agar representatif dan kondisinya lebih baik dibandingkan sebelumnya. 

"Tentu harapan kami dengan penempatan tempat yang baru wadah mereka semakin representatif dan bersih. Sehingga makin banyak lagi pembeli yang datang untuk makan di tempat mereka," kata Halikinnor. 

Sedangkan pedagang lain yang belum diundikan losnya akan diarahkan ke bangunan yang ada di Ikon Kota Patung Jelawat. 

"Jumlah pedagang sebenarnya ada sekitar 30 orang lebih, namun sisanya akan menempati pasar di Ikon Kota Patung Jelawat itu," terang Halikinnor. 

Penempatan los di Pujasera tanpa dipungut biaya awal. Hanya saja nanti ada retribusi dan biaya kebersihan yang dibebankan kepada para pedagang. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)