PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Selama November 2018, Provinsi Kalimantan Tengah mengalami inflasi 0,02% di Kota Palangka Raya dan deflasi 0,16% di Kota Sampit. 

Dari Indeks Harga Konsumen (IHK) di sembilan kota di wilayah Kalimantan selama November 2018, lima kota mengalami inflasi, dengan yang tertinggi terjadi di Tarakan, Kaltim, yakni 0,76%.

Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Singkawang, Kalbar, sebesar 0,35%. 

"Indeks harga yang cukup tinggi  terjadi di Tarakan (146,08) dan Pontianak paling rendah dibandingkan kota lainnya," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng Yomin Tofri, Senin (3/12/2018).

Berikut perbandingan inflasi/deflasi di wilayah Kalimantan pada November 2018:

--page

1. Pontianak inflasi 0,28%.

2. Singkawang deflasi 0,35%.

3. Sampit deflasi 0,16%.

4. Palangka Raya inflasi 0,02%.

5. Tanjung defalsi 0,23%.

6. Banjarmasin inflasi 0,19%.

7. Balikpapan inflasi 0,01%.

8. Samarinda deflasi 0,12%.

9. Tarakan deflasi 0,76%.

Sumber: Rilis BPS Kalteng untuk November 2018. (GAZALI/B-3)